Produk Eksklusif

Idocrase
Idocrase
Rp. 368.000,00
Badar Lumut
Badar Lumut
Rp. 200.000,00
Pyrite / Badar Perak
Pyrite / Badar Perak
Rp. 200.000,00
Amber
Amber
Rp. 128.000,00
Tentang Gemokrasi

Gemokrasi.com adalah Toko Online yang menjual Batu - Batu Mulia dan Permata. Semua batu yang dijual di gemokrasi.com dijamin batu natural, kecuali batu mutiara atau pearl yang merupakan batu mutiara hasil budidaya atau cultured pearl (mutiara hasil budidaya termasuk mutiara juga, mutiara dari alam saat ini sudah sangat langka, dan terancam punah). Agar tidak terjadi salah pengertian maka biar kami jelaskan definisi dari batu mulia dan permata. Batu adalah suatu padatan yang terbentuk dari proses alami, baik yang organik maupun inorganik. Kebanyakan batu mulia adalah mineral inorganik, sebagian kecil merupakan organik yaitu berasal dari makhluk hidup.

Contoh dari batu mulia mineral inorganik adalah: diamond atau berlian, batu safir, ruby, zamrud (emerald beryl), dan lain - lain. Sedangkan untuk inorganik non-mineral adalah batu Opal atau Kalimaya. Sedangkan batu - batu mulia yang tergolong organik biasanya batu fosil, mutiara (pearl), dan amber.

Apakah semua batuan bisa digolongkan dalam batu mulia? Tentu tidak, untuk digolongkan menjadi batu mulia, suatu batuan harus memiliki kriteria: keindahan / beauty (berdasarkan penampilan warna, transparansi, dan fenomena dari batuan tersebut), kelangkaan / rarity, dan kekuatan / durability (mempunyai tingkat kekerasan dan ketangguhan sehinga tidak mudah rusak, dan daya tahan terhadap bahan kimia dan suhu yang wajar). Bagaimana dengan batu permata? Batu permata adalah batu mulia yang dapat digunakan pada tubuh manusia, misalnya untuk batu cincin, gelang, liontin, dan lain-lain. Dengan denikian batu geode dapat digolongkan batu mulia tetapi bukan batu permata.

Lantas bagaimana dengan batu sintetis dan imitasi? Sebelumnya biar kami jelaskan defini dari batu sintetis dan batu imitasi. Batu sintetis adalah batu buatan manusia yang dibuat dari bahan kimia yang sama dengan versi batu naturalnya. dengan demikian batu sintetis pasti merupakan batu buatan manusia bukan batu alam atau natural. Dan batu sintetis dibuat dari bahan kimia yang sama misalnya untuk batu safir atau batu ruby memiliki rumus kima Al2O3 atau Alumunium Oksida, maka versi sintetisnya pun terbuat dari Alumunium Oksida. Batu Imitasi adalah bahan apapun yang terlihat seperti batu natural yang hendak diimitasikan dan digunakan sebagai penggantinya. Batu imitasi terbuat dari bahan yang bukan aslinya alias man-made misalnya opalite yang meniru batu opal atau batu kalimaya atau kaca yang dgunakan untuk meniru batu kecubung. Secara umum batu imitasi lebih mudah dibedakan dari pada batu sintetis.

Bagaimana dengan batu natural yang mengalami treatment, apakah masih digolongkan natural? Jawabanya ya, selama bahan dasar dari batu tersebut natural maka masih digolongkan natural (seperti yang biasa tertulis dalam memo batu mulia). Tentu saja treatment memiliki dampak terhadap nilai batu mulia tersebut, tetapi tergantung dari jenis treatment itu sendiri. Misalnya heat treatment atau treatment dengan cara pemanasan adalah treatment tertua di dunia, dan dapat diterimpada batu safir atau batu ruby. Treatment lain seperti fracture filling atau oil pada batu zamrud juga treatment yang wajar, karena 90% lebih dari batu zamrud yang beredar memang mengalami treatmen tersebut. Hal ini dikarenakan batu zamrud secara alami memiliki banyak fracture. Treatment radiasi pada topaz juga merupakan treatment yang biasa, bahkan batu topaz yang tidak diradiasi jumlahnya sangat sedikit. Tetapi treatment tertentu seperti berillium dan glass filling pada batu safirbiasanya memiliki dampak yang signifikan terhadap batu permata tersebut. Terlepas dari treatment apapun yang diberikan pada batu tersebut perlu diingat bahwa batu tersebut tetap digolongkan batu nbatural dan tujuan treatment adalah untuk meningkatkan value dari batu permata tersebut, misalnya dari sisi keindahan atau ketahanan.