Produk



Garnet / ɡɑrnət / adalah kelompok mineral silikat yang telah digunakan sejak Zaman Perunggu sebagai batu permata. Garnet memiliki sifat fisik yang sama dan bentuk kristal tetapi komposisi kimia yang berbeda. Spesies yang berbeda pyrope, almandine, spessartine, grossular (varietas yang Hessonite atau batu cinnamon dan Tsavorite), Uvarovite dan Andradite. Garnet (terutama yang berwarna merah) dipercaya memiliki energi seksual dan memunculkan daya tarik seksual terkait dengan warna merah menyalanya (walaupun dalam ilmu gemologi modern banyak batu yang berwarna bukan merah atau oranye digolongkan sebagai batu garnet, misalnya tsavorit dan demantoid garnet yang berwarna hijau). Konon Nabi Nuh (Noah), menggunakan batu garnet sebagai penerangan pada bahteranya. Semua batu garnet, apapun spesiesnya dijadikan batu kelahiran untuk bulan januari.
Almandite Garnet adalah salah satu bentuk batu garnet yang umum ditemui, biasanya berwarna merah keunguan hingga merah - oranye. Nama batu Almandite diambil dari nama Alabanda yang merupakan kota kuno di Asia yang terkenal karena penjualan batu mulia dan permata. Pada zaman Romawi Kuno, Batu Almandite Garnet digunakan dalam bentuk cabochon dan dilubangi dalamnya agar intensitas warnanya bertambah.
Batu Demantoid Garnet ditemukan pertaa kali di Pegunungan Ural, Rusia. Kata Dematoid artinya \"seperti diamond / atau berlian\", biasanya berwarna hijau kekuningan, bila dilihat di bawah mikroskop akan terlihat inklusi yang khas berbentuk seperti ekor kuda. Batu Garnet jenis Demantoid tergolong langka jarang ditemukan di atas ukuran dua carat.
Batu Hessonite Garnet, adalah jenis batu garnet yang tergolong dalam grossular garnet, biasanya berwarna panas, yaitu antara oranye hingga merah kecoklatan. Kadang disebut juga batu cinnamon (katu manis), karena warnanya yang kecoklatan juga karena pada terkait dengan negara penghasil rempah - rempah (Srilanka).
BatuMalaya Garnet masih relatif baru dikenal setelah tahun 1960an, dan merupakan perpaduan antar dua garnet (spersartite dan pyrope). Kata Malaya berasal dari Bahasa Swahili artinya \'di luar keluarga\', menandakan batu ini batu dikenal belakangan. Jenis batu Malaya Garnet tergolong batu garnet yang cukup mahal, dan tersedia dalam berbagai ukuran hingga 10 carat.
Pyrope Garnet, kadang disebut juga Bohemian Garnet, biasanya berwarna merah menyala. Kata pyrope berasal dari Bahasa Yunani Pyropos yang artinya mata yang berapi api, tentu ini dikarenakan warna dan luster dari batu garnet ini yang menyala-nyala. Sekarang ini batu garnet jenis pyrope agak langka dan sulit untuk ditemukan dengan ukuran di atas dua carat.
Rhodolite Garnet adalah perpaduan antara Pyrope dan Almandite Garnet. Rhodolite berasal dari Bahasa Yunani yang artinya Batu Mawar (Rhodon = Mawar, Lithos = Batu). Biasanya berwarna merah keunguan. Batu Rhodolite Garnet termasuk batu garnet yang paling populer selain batu almandite garnet, dan didukung oleh supply yang berlimpah, tersedia dalam banyak ukuran.
Spessartite Garnet bianya berwarna oranye, hingga oranye kemerahan. Harga batu spessartite garnet sedikit lebih mahal dari batu garnet lainnya seperti almandite, namun masih tergolong cukup terjangkau.
Tsavorite Garnet berwarna hijau pedas, dan tergolong baru dikenal (baru ditemukan pada tahun 1970an). Batu Tsavorite Garnet adalah salah satu batu garnet paling favorit, dan semakin langka persediaanya. Biasanya batu ini hanya ditemukan di pasaran delam ukuran relatif kecil (0.5 - 3 carat). Batu ini dianggap suatu alternatif untuk zamrud, walaupun keberadaannya yang semakin langka.